Detail Produk
Asam akrilat adalah asam karboksilat tak jenuh yang paling sederhana, dengan struktur molekul yang terdiri dari gugus vinil dan gugus karboksil. Asam akrilat murni berupa cairan bening tidak berwarna dengan bau menyengat yang khas. Densitasnya 1,0511, titik leleh 14 °C, dan titik didih 140,9 °C. Senyawa ini sangat asam dan korosif. Ia larut dalam air, etanol, dan eter. Sifat kimianya aktif, dan mudah berpolimerisasi membentuk bubuk putih transparan. Reduksi asam akrilat menghasilkan asam propionat. Penambahan asam klorida menghasilkan asam 2-kloropropionat, yang digunakan dalam pembuatan resin akrilik dan sintesis organik lainnya. Asam akrilat dapat diperoleh melalui oksidasi akrolein atau hidrolisis akrilonitril. Ia juga dapat disintesis dari asetilena, karbon monoksida, dan air, atau melalui oksidasi bertekanan etilena dan karbon monoksida.

Sifat Kimia
| Nama Inggris | Asam akrilat |
| Sinonim Inggris | Propensaure;Rcra waste number U008;rcrawastenumberu008;Vinylformic acid;vinylformicacid;ETHYLENECA RBOXYLIC ACID;2-PROPENOIC ACID;acrylic acid anhydrous |
| Nomor CAS | 79-10-7 |
| Rumus molekul | C3H402 |
| Berat molekul | 72.06 |
| Nomor EINECS | 201-177-9 |
| File Mol | 79-10-7.mol |
| Titik lebur | 13 °C (lit.) |
| Titik didih | 139 °C (lit.) |
| Kepadatan | 1.051 g/mL pada 25 °C (lit.) |
| Kepadatan uap | 2,5 (vs udara) |
| Tekanan uap | 4 mm Hg (20°C) |
| Kondisi penyimpanan | Simpan pada suhu +15°C hingga +25°C. |
| Kelarutan | 1000 g/L |
| Formulir | Cair |
| Koefisien keasaman (pKa) | 4,25(pada 25°C) |
| Warna | Transparan |
| Bau | Bau menyengat |
| pH | 3,68(larutan 1 mM);3,14(larutan 10 mM);2,63(larutan 100 mM); |
Aplikasi Produk
Asam akrilat dan rangkaian produknya banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk pelapis, plastik, tekstil, kulit, pembuatan kertas, bahan bangunan, bahan kemasan, dan lainnya. Asam akrilat dan ester-esternya dapat digunakan baik dalam sintesis organik maupun sintesis polimer, dengan sebagian besar diterapkan pada yang terakhir. Mereka sering dikopolimerisasi dengan monomer lain seperti vinil asetat, stirena, dan metil metakrilat untuk menghasilkan resin sintetis dengan berbagai sifat, bahan polimer fungsional, dan berbagai aditif. Area aplikasi utama adalah agen penganji benang lusi, yang dibuat dari bahan baku seperti asam akrilat, metil akrilat, etil akrilat, akrilonitril, dan amonium poliakrilat. Agen penganji ini memiliki kapasitas penghilangan kanji yang lebih tinggi daripada agen penganji berbasis polivinil alkohol, sehingga menghemat pati dan bahan lainnya.








