Deskripsi Produk
Natrium oleat, yang secara kimia dilambangkan sebagai C₁₇H₃₃CO₂Na dan juga disebut natrium oktadekenoat, adalah senyawa organik. Senyawa ini berfungsi sebagai komponen utama sabun berbasis minyak zaitun dan sabun yang berasal dari lemak hewani.
Zat ini dapat disintesis dengan mereaksikan asam oleat dengan natrium hidroksida. Struktur molekulnya mengandung gugus hidrofilik dan hidrofobik, yang memberikan natrium oleat kemampuan pengemulsi, penetrasi, dan deterjensi yang luar biasa.
Zat ini larut dengan baik dalam air panas, menjadikannya ideal untuk berbagai penggunaan industri. Berfungsi sebagai surfaktan anionik, natrium oleat banyak digunakan dan juga umum digunakan sebagai bahan anti air untuk tekstil.

Sifat Kimia
| Titik lebur | 232-235 °C (lit.) |
| Srage temp | -20°C |
| Kelarutan | Metanol (Sedikit) |
| Formulir | Serbuk |
| Warna | Putih hingga sedikit kuning |
| Bau | bau lemak sapi |
| Kelarutan dalam Air | larut dalam H2O, terurai sebagian; larut dalam alkohol [HAW93] |
| Merck | 146828 |
| BRN | 4046357 |
| Keseimbangan Hidrofilik-Lipofilik (HLB) | 18 |
| Konstanta dielektrik | 2.7 (20℃) |
| Stabilitas | Stabil. Tidak kompatibel dengan oksidator kuat. |
| InChI | InChI=1S/C18H34O2.Na/c1-2-3-4-5-6-7-8-9-10-11-12-13-14-15-16-17-18(19)20;/h9-10H,2-8,11-17H2,1H3,(H,19,20);/q;+1/p-1/b10-9-; |
| InChIKey | BCKXLBQYZLBQEK-KVVVOXFISA-M |
| SMILES | C(CCCCCC([O-])=O)C/C=C\CCCCCCCC.[Na+] |
| LogP | 7.698 (perkiraan) |
| Referensi Basis Data CAS | 143-19-1(Referensi Basis Data CAS) |
| Sistem Registri Zat EPA | Natrium oleat (143-19-1) |
| Pernyataan Keselamatan | 22-24/25-25-24 |
| WGK Jerman | 1 |
| RTECS | RK1200000 |
| F | 46318 |
| Kode HS | 29161500 |
| Data Zat Berbahaya | 143-19-1(Data Zat Berbahaya) |
| Toksisitas | LD50 ivn-mus: 152 mg/kg RPOBAR 2,327,70 |
Aplikasi Produk
Natrium oleat murni kelas kimia banyak digunakan dalam pemisahan mineral, waterproofing tekstil, dan produksi sabun. Ini juga berfungsi sebagai surfaktan anionik dan agen waterproofing efisiensi tinggi untuk kain di berbagai skenario industri.
Selain itu, natrium oleat kelas analitis (AR) digunakan di bidang laboratorium dan penelitian, terutama untuk mengaktifkan protein kinase C dalam sel hati.







