Detail Produk
Asam Absisat (CAS# 2129-3-29-8) biasanya muncul sebagai bubuk putih atau putih kusam. Zat ini larut dalam larutan natrium bikarbonat, kloroform, aseton, eter, dan etil asetat, sementara menunjukkan sedikit kelarutan dalam air, benzena, dan petroleum eter.

Parameter
| Titik lebur | 188 °C |
| alfa | D20 +411,1° (c = 1 dalam etanol); D20 +426,5° (c = 1 dalam 0,005N H2SO4 metanol) |
| Titik didih | 327,55°C (perkiraan kasar) |
| kepadatan | 1,0583 (perkiraan kasar) |
| indeks bias | 410 ° (C=0,2, EtOH) |
| suhu penyimpanan | 2-8°C |
| kelarutan | Kloroform (Sedikit), Etanol (Sukar), Metanol (Sedikit) |
| pka | 4,87±0,33 (Diprediksi) |
| bentuk | Serbuk putih pucat |
| warna | Putih hingga Kuning Pucat |
| aktivitas optik | [α]/D 415±10°, c = 0,1 dalam etanol |
| Merck | 14,11 |
| BRN | 2698956 |
| Stabilitas: | Peka Cahaya |
| InChIKey | JLIDBLDQVAYHNE-WEYXYWBQSA-N |
| LogP | 1,896 (perkiraan) |
| Referensi Basis Data CAS | 21293-29-8 (Referensi Basis Data CAS) |
| Sistem Registrasi Zat EPA | Asam 2,4-Pentadienoat, 5-[(1S)-1-hidroksi-2,6,6-trimetil-4-okso-2-sikloheksen-1-il]-3-metil-, (2Z,4E)- (21293-29-8) |
Informasi Keamanan
| Pernyataan Keamanan | 22-24/25 |
| WGK Jerman | 3 |
| RTECS | RZ2475100 |
| F | 8 |
| Kode HS | 29189900 |
Asam absisat, hormon tanaman, memainkan peran kunci dalam mengatur berbagai proses fisiologis sepanjang perkembangan tanaman. Hormon ini membantu dalam pengguguran daun, menghambat pertumbuhan, dan mendorong dormansi. Selain itu, hormon ini memicu penutupan stomata, memengaruhi perkembangan embrio biji, dan meningkatkan kemampuan tanaman untuk bertahan dalam kondisi keras seperti kekeringan, suhu rendah, dan salinitas. Hormon serbaguna ini banyak digunakan dalam pertanian, proyek vegetasi ekologis, dan bidang terkait lainnya.







