Detail Produk
Asam polilaktat (PLA) adalah polimer inovatif berbasis bio, terbarukan, dan dapat terurai secara hayati yang disintesis dari pati yang diekstrak dari bahan baku tanaman terbarukan termasuk jagung dan singkong.
Serbuk PLA adalah bahan khusus yang digunakan di berbagai sektor industri seperti kosmetik, bahan kimia halus, pelapis, keramik, dan lainnya. Serat PLA memiliki kinerja permeabilitas udara dan penyerapan keringat yang luar biasa, serta kemampuan cetak dan pewarnaan yang baik. Serat ini juga menunjukkan sifat antibakteri dan pelindung UV, serta dapat dicampur dengan serat sutra untuk aplikasi komposit.

Parameter Produk
| Nama Inggris | Asam propanoat, 2-hidroksi, homopolimer |
| Sinonim Inggris | Poli(L-laktida), ujung propargil; propargil PLLA; 10 k PLLA-ATRP; PDLA; Makromonomer ATRP; PLLA berujung ATRP; Poli(L-laktida), ujung 2-bromoisobutiril; Poli(L-laktida) rata-rata Mn 10.000, PDI <=1,1 |
| Nomor CAS | 26100-51-6 |
| Rumus Molekul | (C3H6O3)x |
| Berat Molekul | 90.07794 |
| Nomor EINECS | 201-245-8 |
| Titik lebur | 176°C |
| Kepadatan | 1,25-1,28 g/cm3 |
| Indeks bias | 1.4589 |
| Kondisi penyimpanan | 2-8℃ |
| Bentuk | Serbuk |
| Warna | Hitam |
| Rotasi optik | [a]22/D -145°, c = 0,1% dalam kloroform |
| InChI | InChI=1S/C3H6O3/c1-2(4)3(5)6/h2,4H,1H3,(H,5,6) |
| InChIKey | JVTAAEKCZFNVCJ-UHFFFAOYSA-N |
| Smiles | C(O)(=O)C(O)C |
Aplikasi Produk
Asam polilaktat (PLA) diproduksi dari bahan baku pertanian seperti jagung dan singkong. Asam laktat pertama kali diperoleh melalui fermentasi mikroba dan proses ekstraksi, kemudian dilanjutkan dengan pemurnian bertahap, dehidrasi, oligomerisasi, pirolisis suhu tinggi, dan polimerisasi untuk menghasilkan produk PLA akhir.
Memiliki biodegradabilitas yang luar biasa, PLA dapat terurai sepenuhnya oleh mikroorganisme tanah dalam waktu satu tahun setelah dibuang, hanya menghasilkan karbon dioksida dan air tanpa meninggalkan kontaminan lingkungan. Sebagai poliester alifatik, PLA memiliki sifat dasar yang khas dari bahan polimer konvensional. PLA memiliki kemampuan proses yang baik dan penyusutan yang rendah, sehingga kompatibel dengan teknik pemrosesan yang berlaku untuk sebagian besar plastik sintetis. Oleh karena itu, PLA banyak digunakan dalam pembuatan bahan kemasan, peralatan makan sekali pakai, rumah peralatan listrik, serat tekstil, filamen pencetakan 3D, dan produk lainnya.







