Pengetahuan Dasar tentang Asam Tiosalisilat

2026-09-04

Asam tiosalisilat (juga dikenal sebagai asam o-merkaptobenzoat atau asam 2-merkaptobenzoat) memiliki berbagai aplikasi, termasuk:

Intermediet Farmasi: Sebagai intermediet kunci dalam sintesis tiomersal, gugus tiolnya dapat berkoordinasi dengan ion merkuri untuk membentuk kerangka organomerkuri; juga digunakan dalam jalur sintesis produk farmasi seperti metil salisilat.

Penelitian Ilmu Hayati: Dapat digunakan sebagai biomaterial atau senyawa organik dalam penelitian ilmu hayati.

Sintesis Nanopartikel Logam: Dapat digunakan sebagai penstabil dalam sintesis nanopartikel logam.

Sintesis Organik: Dalam sintesis organik, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku untuk reagen dan katalis dalam pewarna, agen fluoresen, pemlastis karet, dan bidang lainnya.

Pengawet dan Antioksidan: Memiliki sifat antioksidan dan pengawet, dapat digunakan sebagai pengawet dan antioksidan.

Persyaratan penyimpanan dasar untuk asam tiosalisilat:

Penyegelan: Harus disegel untuk mencegah penyerapan kelembapan dan oksidasi.

Cahaya: Simpan di tempat gelap, hindari sinar matahari langsung.

Suhu: Simpan di tempat kering dan sejuk; suhu penyimpanan yang disarankan 2-30℃.

Lingkungan: Simpan di tempat yang berventilasi baik, jauh dari api dan oksidator.

Kemasan: Drum atau kemasan kecil khusus sesuai kebutuhan; label harus mencantumkan nama produk dan spesifikasi.

Suhu penyimpanan untuk berbagai bentuk (untuk penggunaan penelitian):

Bubuk: -20°C, masa simpan 3 tahun

Bubuk: 4°C, masa simpan 2 tahun

Dalam pelarut: -80°C, masa simpan 6 bulan

Dalam pelarut: -20°C, masa simpan 1 bulan

Catatan: Penyimpanan pada suhu ruangan (RT) cocok untuk penggunaan jangka pendek; penyimpanan jangka panjang disarankan melalui pendinginan.