Asam tiosalisilat (juga dikenal sebagai asam o-merkaptobenzoat atau asam 2-merkaptobenzoat) memiliki berbagai aplikasi, termasuk:
Intermediet Farmasi: Sebagai intermediet kunci dalam sintesis tiomersal, gugus tiolnya dapat berkoordinasi dengan ion merkuri untuk membentuk kerangka organomerkuri; juga digunakan dalam jalur sintesis produk farmasi seperti metil salisilat.
Penelitian Ilmu Hayati: Dapat digunakan sebagai biomaterial atau senyawa organik dalam penelitian ilmu hayati.
Sintesis Nanopartikel Logam: Dapat digunakan sebagai penstabil dalam sintesis nanopartikel logam.
Sintesis Organik: Dalam sintesis organik, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku untuk reagen dan katalis dalam pewarna, agen fluoresen, pemlastis karet, dan bidang lainnya.
Pengawet dan Antioksidan: Memiliki sifat antioksidan dan pengawet, dapat digunakan sebagai pengawet dan antioksidan.
Persyaratan penyimpanan dasar untuk asam tiosalisilat:
Penyegelan: Harus disegel untuk mencegah penyerapan kelembapan dan oksidasi.
Cahaya: Simpan di tempat gelap, hindari sinar matahari langsung.
Suhu: Simpan di tempat kering dan sejuk; suhu penyimpanan yang disarankan 2-30℃.
Lingkungan: Simpan di tempat yang berventilasi baik, jauh dari api dan oksidator.
Kemasan: Drum atau kemasan kecil khusus sesuai kebutuhan; label harus mencantumkan nama produk dan spesifikasi.
Suhu penyimpanan untuk berbagai bentuk (untuk penggunaan penelitian):
Bubuk: -20°C, masa simpan 3 tahun
Bubuk: 4°C, masa simpan 2 tahun
Dalam pelarut: -80°C, masa simpan 6 bulan
Dalam pelarut: -20°C, masa simpan 1 bulan
Catatan: Penyimpanan pada suhu ruangan (RT) cocok untuk penggunaan jangka pendek; penyimpanan jangka panjang disarankan melalui pendinginan.





